Archive for January, 2008

Great Memory… Bali

Sunday, January 27th, 2008

Ya liburan kemaren sempat ke bali…
Niatnya pengen scubadiving doank sih…
Katanya orang2 seru…
Ok deh coba ^^
Ternyata mantap…
Memang harga relatif mahal…
Tapi worthed to try..
Liat coral reef yang keren abis…
Ikan ikan kecil warna-warni yang berenang dengan genit…
Great experience…

Hari itu…
Saat tangan kita bertaut…
Di bawah permukaan air…
Suara segala kebisingan tidak lagi terdengar…
Satu satunya suara yang ada hanyalah nafasku dan nafasmu…
Saat itu detak jantung kita menyatu dalam irama…
Dengan memandang gelembung udara yang berlomba lomba ke permukaan…
Menikmati sentuhan genit ikan-ikan kecil di sekitar kita…
Memandang keindahan hamparan terumbu karang…
Aku berharap..
Cinta kita seindah hamparan terumbu karang…
Kuat bagai ikan kecil yang berenang melawan arus ini…
Dan ketika nafasku sudah habis…
Ketika jantungku tidak lagi berdetak…
Aku ingin tangan kita tetap bertaut…

Collage2

Collage3

Renungan 26 Januari 2008

Saturday, January 26th, 2008

Sepasang suami isteri - seperti pasangan lain di kota-kota besar
meninggalkan anak-anak diasuh pembantu rumah sewaktu bekerja. Anak
tunggal pasangan ini, perempuan cantik berusia tiga setengah tahun.
Sendirian ia di rumah dan kerap kali dibiarkan pembantunya karena sibuk
bekerja di dapur.

Bermainlah dia bersama ayun-ayunan di atas buaian yang dibeli ayahnya, ataupun memetik bunga dan lain-lain di halaman rumahnya.

Suatu
hari dia melihat sebatang paku karat. Dan ia pun mencoret lantai tempat
mobil ayahnya diparkirkan, tetapi karena lantainya terbuat dari marmer
maka coretan tidak kelihatan. Dicobanya lagi pada mobil baru ayahnya.
Ya… karena mobil itu bewarna gelap, maka coretannya tampak jelas.
Apalagi anak-anak ini pun membuat coretan sesuai dengan kreativitasnya.

Hari
itu ayah dan ibunya bermotor ke tempat kerja karena ingin menghindari
macet. Setelah sebelah kanan mobil sudah penuh coretan maka ia beralih
ke sebelah kiri mobil. Dibuatnya gambar ibu dan ayahnya, gambarnya
sendiri, lukisan ayam, kucing dan lain sebagainya mengikut
imaginasinya. Kejadian itu berlangsung tanpa disadari oleh si pembantu
rumah.

Saat pulang petang, terkejutlah pasangan suami istri itu
melihat mobil yang baru setahun dibeli dengan bayaran angsuran yang
masih lama lunasnya. Si bapak yang belum lagi masuk ke rumah ini pun
terus menjerit, "Kerjaan siapa ini !!!" ….

Pembantu rumah yang
tersentak dengan jeritan itu berlari keluar. Dia juga beristighfar.
Mukanya merah padam ketakutan lebih2 melihat wajah bengis tuannya.
Sekali lagi diajukan pertanyaan keras kepadanya, dia terus mengatakan ‘
Saya tidak tahu..tuan." "Kamu dirumah sepanjang hari, apa saja yg kau
lakukan?" hardik si isteri lagi.

Si anak yang mendengar suara
ayahnya, tiba-tiba berlari keluar dari kamarnya. Dengan penuh manja dia
berkata "DIta yg membuat gambar itu ayahhh.. cantik …kan!" katanya
sambil memeluk ayahnya sambil bermanja seperti biasa.. Si ayah yang
sudah hilang kesabaran mengambil sebatang ranting kecil dari pohon di
depan rumahnya, terus dipukulkannya berkali2 ke telapak tangan anaknya.
Si anak yang tak mengerti apa apa menagis kesakitan, pedih sekaligus
ketakutan. Puas memukul telapak tangan, si ayah memukul pula belakang
tangan anaknya.
Sedangkan Si ibu cuma mendiamkan saja, seolah merestui dan merasa puas dengan hukuman yang dikenakan.

Pembantu
rumah terbengong, tdk tahu hrs berbuat apa… Si ayah cukup lama
memukul-mukul tangan kanan dan kemudian ganti tangan kiri anaknya.
Setelah si ayah masuk ke rumah diikuti si ibu, pembantu rumah tersebut
menggendong anak kecil itu, membawanya ke kamar.

Dia terperanjat
melihat telapak tangan dan belakang tangan si anak kecil luka2 dan
berdarah. Pembantu rumah memandikan anak kecil itu. Sambil menyiramnya
dengan air, dia ikut menangis. Anak kecil itu juga menjerit-jerit
menahan pedih saat luka2nya itu terkena air. Lalu si pembantu rumah
menidurkan anak kecil itu. Si ayah sengaja membiarkan anak itu tidur
bersama pembantu rumah. Keesokkan harinya, kedua belah tangan si anak
bengkak. Pembantu rumah mengadu ke majikannya. "Oleskan obat saja!"
jawab bapak si anak.

Pulang dari kerja, dia tidak memperhatikan
anak kecil itu yang menghabiskan waktu di kamar pembantu. Si ayah konon
mau memberi pelajaran pada anaknya. Tiga hari berlalu, si ayah tidak
pernah menjenguk anaknya sementara si ibu juga begitu, meski setiap
hari bertanya kepada pembantu rumah. "Dita demam, Bu"…jawab
pembantunya ringkas. "Kasih minum panadol aja ," jawab si ibu. Sebelum
si ibu masuk kamar tidur dia menjenguk kamar pembantunya. Saat dilihat
anaknya Dita dalam pelukan pembantu rumah, dia menutup lagi pintu kamar
pembantunya. Masuk hari keempat, pembantu rumah memberitahukan tuannya
bahwa suhu badan Dita terlalu panas. "Sore nanti kita bawa ke klinik..
Pukul 5.00 sudah siap" kata majikannya itu. Sampai saatnya si anak yang
sudah lemah dibawa ke klinik. Dokter mengarahkan agar ia dibawa ke
rumah sakit karena keadaannya susah serius. Setelah beberapa hari di
rawat inap dokter memanggil bapak dan ibu anak itu. "Tidak ada
pilihan.." kata dokter
tersebut yang mengusulkan agar kedua tangan
anak itu dipotong karena sakitnya sudah terlalu parah dan infeksi
akut…"Ini sudah bernanah, demi menyelamatkan nyawanya maka kedua
tangannya harus dipotong dari siku ke bawah" kata dokter itu. Si bapak
dan ibu bagaikan terkena halilintar mendengar kata-kata itu. Terasa
dunia berhenti berputar, tapi apa yg dapat dikatakan lagi.

Si
ibu meraung merangkul si anak. Dengan berat hati dan lelehan air mata
isterinya, si ayah bergetar tangannya menandatangani surat persetujuan
pembedahan. Keluar dari ruang bedah, selepas obat bius yang disuntikkan
habis, si anak menangis kesakitan. Dia juga keheranan melihat kedua
tangannya berbalut kasa putih. Ditatapnya muka ayah dan ibunya.
Kemudian ke wajah pembantu rumah. Dia mengerutkan dahi melihat mereka
semua menangis. Dalam siksaan menahan sakit, si anak bersuara dalam
linangan air mata. "Ayah.. ibu… Dita tidak akan melakukannya lagi….
Dita tak mau lagi ayah pukul. Dita tak mau jahat lagi… Dita sayang
ayah.. sayang ibu.", katanya berulang kali membuatkan si ibu gagal
menahan rasa sedihnya. "Dita juga sayang Mbok
Narti.." katanya memandang wajah pembantu rumah, sekaligus membuat wanita itu meraung histeris.

"Ayah..
kembalikan tangan Dita. Untuk apa diambil.. Dita janji tidak akan
mengulanginya lagi! Bagaimana caranya Dita mau makan nanti?…
Bagaimana Dita mau bermain nanti?… Dita janji tdk akan mencoret2
mobil lagi, " katanya berulang-ulang.

Serasa hancur hati si ibu
mendengar kata-kata anaknya. Meraung2 dia sekuat hati namun takdir yang
sudah terjadi tiada manusia dapat menahannya. Nasi sudah jadi bubur.
Pada akhirnya si anak cantik itu meneruskan hidupnya tanpa kedua tangan
dan ia masih belum mengerti mengapa tangannya tetap harus dipotong
meski sudah minta maaf…..

Tahun demi tahun kedua orang tua tsb
menahan kepedihan dan kehancuran bathin sampai suatu saat Sang Ayah tak
kuat lagi menahan kepedihannya dan wafat diiringi tangis penyesalannya
yg tak bertepi…,
Namun…., si Anak dengan segala keterbatasan dan
kekurangannya tsb tetap hidup tegar bahkan sangat sayang dan selalu
merindukan ayahnya..

Jangan melakukan sesuatu ketika hatimu dipenuhi oleh amarah…
Karena apa yang akan kau lakukan setelah itu hanyalah penyesalan…

Diklat PD yang ****

Saturday, January 26th, 2008

Yah ada yang mengartikan **** jadi ANEH atau SERU atau bahkan ada yang mau mengisikan kata MENDERITA di sana lalu dia berhenti sejenak, menghitung jumlah huruf, menambahkan bintang, baru mengisi kata MENDERITA di sana ^^

Yah anything u feel lah ^^. Kalo buat aku neh Diklat INSPIRING… loh… kok banyak huruf-e… wkwkwkwk ya aku cmn isi SPIR (kepanjangan dari INSPIRING), kok bukan INSP >> Yeee suka suka aku donk… ^^ yah yah yah another blog aneh ^^

Well pengalaman pertamaku jadi acara…
Pengalaman pertamaku jadi koor acara…
Pengalaman pertamaku jadi tim jurit…
Pengalaman pertamaku jadi pembicara sessi… (Awas koen ndra !! >> ndra dari RENDRA bukan INDRA)
Yah pokoknya jadi panitia diklat ini tiba2 aku jadi orang yang sangat aneh…
yang biasanya cuek.. jadi perhatian soro ama hal2 kecil
yang biasanya ga pernah nyatet kuliah… mendadak punya catetan lengkap diklat…
yang biasanya tidur nyaman bgt… tiba2 mau2nya bgn cmn untuk nulis ide untuk diklat…
Ya seperti yang aku bilang di hari kedua pagi… Waktu jadi panitia diklat PD aku udah siap apapun…
Whatever it takes lah.. pokoknya kalian (para peserta diklat PD..) bisa jadi pelayan Tuhan yang gila2an buat Tuhan selepas dari diklat ini… Bahkan aku siap dibenci… Ceileee… Ga tau tah Boy kami udah benci kamu dari dulu… ~.~ Ya bener bener aku pribadi udah siap segalanya waktu,tenaga,pikiran,jam tidur,bahkan sampe dibenci.. untuk diklat INSPIRING ini…

Ya lumayan kecewa juga… dari 36 peserta yang kami targetkan… akhirnya yang berangkat ke Narwastu cmn 23 ekor… wkwkwk ekor rek… ^^
Hari pertama dimulai dengan masukkan barang ke mobil (yang berakibat ditinggalnya 1 kresek nasi bungkus makan siang peserta di lapangan. Siapa pelakunya ?? NGAKU CAMA !! wkwkkww)
Kacau bgt waktu itu perasaanku… Weleh… ini baru tugas pertama.. bawa makan siang… kok udah gini ya…
Ga pake lama… setelah peserta sampai di Narwastu dan melakukan perdebatan yang seru tentang siapa yang lupa memasukkan makan siang ke bus.. Semua ketua regu langsung melantai… ^^

Overall soal game… INSPIRING bgt.. bahkan aku dapet banyak hal yang ga aku rencanakan untuk didapatkan dari game itu… Salah satunya aku kasih ke kelompok "Tukang Pos".. yang soal harapan itu… ^^ Well rasanya aku ga perlu bahas banyak soal game, karena game udah sangat banyak dibahas di blog kolegaku…  ^^

Abis game game… Langsung siap siap.. ngrapiin bahan buat sessi kedua…
Jujur guys.. nervous abis.. dengan sayup sayup terdengar alunan music yang biasa terdengar di film2 horror.. aku menyampaikan beberapa hal tentang perencanaan.. Halah.. ^^

Barusan abis sessi.. nyuruh peserta istirahat.. terdengar kata kata aneh dari salah satu panitia "Istirahat tapi jangan sampai tidur…" Sejenak seluruh mata panitia di aula atas memandang tajam padanya… Ingin rasanya kugigit hidung mungil itu… Lak ya ketahuan toh nona nona…kalo kita mau adain acara beberapa jam setelah ini…

Beberapa menit setelah itu aku sudah menemukan diriku di antara Bung Tanto dan Bung (Adri)anus (>.< susah juga buat nama panggilan untuk panitia satu ini…) dalam misi mencari track jurit… Setelah nyasar sekitar 4 kali.. Ngotot 1 kali trus menyerah.. Akhirnya kami menemukan track jurit yang representatif untuk perjalanan malam kalian … huahahahaha… terdengar tawa mengerikan dari balik hutan… ^^

Malang sekali aku harus menemukan diriku didampingi oleh nona yang baru saja saya sebutkan di atas.. >.<
Baru saja sampai di pos saya sudah bilang "Nona, aku kebelet kencing lho…"
Tapi si Nona dengan tegas menjawab "Jok brani brani ninggal aku"

—- sampai sini saya malah teringat adegan waktu Carlos Alberto mau mengakhiri kisah cintanya dengan Maria Mercedes ~.~

Ya sebagai informasi pos yang aku jaga ini butuh kemampuan intimidasi yang di atas rata-rata.. "Akhirnya pengalaman mengintimidasi hasil dari ikut Panitia PK dua kali ini berguna juga". Tetapi sayang suasana penuh intimidasi ini kadang kadang rusak karena gema yang dihasilkan oleh si nona.
Contoh kasus :
Aku : (ke regu yang sudah selesai di posku) "Ini jalannya ke kanan sini"
Nona : "Ini jalannya ke kanan sini"
Aku : "Menyusuri sungai ini"
Nona : "Menyusuri sungai ini"
Aku : "Hati-hati licin"
Nona : "Hati-hati licin"
Arghhhh bener bener pengen menggigit hidungnya…
Suasana yang syahdu ini bener bener rusak….
Untung karena tekanan intimidasi sebelumnya beberapa(atau malah semua) regu tidak merasakan rusaknya suasana saat itu… fiuh…

Beberapa menit luang kami gunakan untuk menatap langit.. Bersama sama menghitung bintang… Ya mungkin kalian menganggap aku jauh lbh beruntung karena menjaga bersama "Nona" bukan bersama "calon-mantan-ketua-PD" atau malah bersama "tukang-kentut-semalam-suntuk"… tapi percayalah.. Tidak seindah yang kamu bayangkan… Loh ga percaya ?? Hayati kejadian kejadian berikut ini…

Kejadian Pertama
Nona : Boy liat-en tah langite penuh bintang, apik yah ?
Aku : Iya apik
Nona : itu loh Boy aku suka bintang yang itu.. yang paling terang (sambil nunjuk)
– Hatiku : Ya Tuhan Nona.. Kamu menunjuk ke arah atas dan kamu benar benar berharap aku mengerti bintang mana yang kamu tunjuk ?? Dan tidakkah pelajaran Fisika SMP mengajarimu bahwa bintang itu mustahil diketahui yang paling terang ?? Itu hanya masalah perbedaan jarak dengan bumi ?? –
Aku : Iya, bintang itu toh.. apik soro yah.. (argh…)

Kejadian Kedua
Keadaannya HIV (Hasrat ingin Vita.. eh Vivis)ku udah tidak tertahankan… jadi dengan sangat terpaksa aku mengungkapkannya
Aku : Eh nona.. Sorry aku bener bener pengen kencing.. jadi kamu punya 2 pilihan.. tunggu di sini atau ikut aku kencing ke sana…
Nona : Lhoo.. Boy kamu mau ninggal aku dewean di sini
Aku : Ya Tuhan Nona… di sini ada lampu badai, ada senter, dan aku juga kasih kamu pilihan bukan perintah..
Nona : Ya wes aku tunggu sini.. cepetan !!
(bagai seorang pejuang 45 yang sedang lari dari tembakan para kompeni aku berlari menuju pohon pisang yang jadi tempatku mencurahkan air sisa pencernaan dengan biadab)
—-
(Baru saja aku berhasil mencurahkannya kira2 1/4 kapasitas)
Nona : Boy.. kamu di mana.. jok ninggal aku lho ya.. Boy..
(Bagus kalo dia cmn bicara… Tapi hebatnya dia bicara sambil mengarahkan senter membabi buta ke arah kerumunan pohon pisang)
– bayangkan posisiku yang harus menghindari sinar dengan sigap sambil air sisa hasil kesenian masih tetap tercurah–
(Sempat terpikir di benakku untuk berteriak "Iya iya aku di sini… tapi ga usah pake senter…" tapi aku takut teriakanku malah membuat dia mengarahkan senternya tepat padaku)
– jadi 3/4 sisa air kuningku tercurah dengan tidak nyaman sekali.. kadang kaki satu.. kadang sambil rada jongkok.. untung ga sambil akrobat–

Ya ya ya ya ya…
Itulah cerita romantisku bersama Nona…
Cukup romantis ??
Kalau menurut kalian romantis.. mungkin kalian perlu mencobanya sekali sekali… ^^

Berikut ini kusertakan foto-foto anggota semut… ^^
Semut_1

Semut Yel Yel
——————————————————————————–
Semutbengong_1

Semut Bengong
——————————————————————————–
Hanna

Cara duduk model jepang itu… Senyum itu…
——————————————————————————–
Linnov

Walaupun diklat.. tetep pinky..
——————————————————————————–
San

Renang Gaya Belut..
——————————————————————————–
Budi_1

Jurus Kura Kura Keluar dari Tempurungnya…
——————————————————————————–
to be continued… when its time to continue

David Boy Tonara means…

Monday, January 21st, 2008

According Blogthings…
klik  sini


You are balanced, orderly, and organized. You like your ducks in a row. >> ga ngerti artie
You are powerful and competent, especially in the workplace. >> mostly
People can see you as stubborn and headstrong. You definitely have a dominant personality. >> haha ^^ betul…

You are usually the best at everything … you strive for perfection. >> masa ?
You are confident, authoritative, and aggressive. >> betul…
You have the classic "Type A" personality. >> mboh maksudte apa

You are very hyper. You never slow down, even when it’s killing you. >> hahahaha… kok bener ya
You’re the type of person who can be a workaholic during the day… and still have the energy to party all night. >> waduh ketahuan
Your energy is definitely a magnet for those around you. People are addicted to your vibe. >> ah.. masa…

You tend to be pretty tightly wound. It’s easy to get you excited… which can be a good or bad thing. >> kalo terjemahanku betul.. ya ini bener
You have a lot of enthusiasm, but it fades rather quickly. You don’t stick with any one thing for very long. >> ampun mak.. kok betul semua
You have the drive to accomplish a lot in a short amount of time. Your
biggest problem is making sure you finish the projects you start. >> betul…

You are full of energy. You are spirited and boisterous. >> bingung terjemahan
You are bold and daring. You are willing to do some pretty outrageous things. >> betul…
Your high energy sometimes gets you in trouble. You can have a pretty bad temper at times. >> betul… T.T

You are well rounded, with a complete perspective on life. >> mungkin…
You are solid and dependable. You are loyal, and people can count on you. >> ya setidaknya frase terakhir banyak juga lah..
At times, you can be a bit too serious. You tend to put too much pressure on yourself. >> hahahaha.. betul…

You are a free spirit, and you resent anyone who tries to fence you in. >> BETUL…
You are unpredictable, adventurous, and always a little surprising. >> rasae ga little deh
You may miss out by not settling down, but you’re too busy having fun to care. >> setidaknya menurutku begitu..

You are a seeker. You often find yourself restless - and you have a lot of questions about life. >> BETUL !!
You tend to travel often, to fairly random locations. You’re most comfortable when you’re far away from home. >> ya…
You are quite passionate and easily tempted. Your impulses sometimes get you into trouble. >> YA !!

You are very intuitive and wise. You understand the world better than most people. >> mungkin…
You also have a very active imagination. You often get carried away with your thoughts.>> hahahaha betul…
You are prone to a little paranoia and jealousy. You sometimes go overboard in interpreting signals.>>ga ngerti artie…

You are wild, crazy, and a huge rebel. You’re always up to something. >> hahahahah *sensor*
You have a ton of energy, and most people can’t handle you. You’re very intense. >> rasae iya…
You definitely are a handful, and you’re likely to get in trouble. But your kind of trouble is a lot of fun. >> rasae iya juga…

masak dari nama sampe segitu-e…
kasih comment donk ~.~

Renungan 19 Januari 2008

Saturday, January 19th, 2008

Malaikat Dan Pengusaha
Seorang pengusaha sukses jatuh di kamar mandi dan akhirnya stroke,
sudah 7 malam dirawat di RS di ruang ICU. Di saat orang-orang terlelap
dalam mimpi malam, dalam dunia roh seorang Malaikat menghampiri si
pengusaha yang terbaring tak berdaya. Malaikat memulai pembicaraan,
"Kalau dalam waktu 24 jam ada 50 orang berdoa buat kesembuhanmu, maka
kau akan hidup dan sebaliknya jika dalam 24 jam jumlah yang aku
tetapkan belum terpenuhi, itu artinya kau akan meninggal dunia!"

"Kalau hanya mencari 50 orang, itu mah gampang …" kata si pengusaha ini dengan yakinnya.

Setelah itu Malaikat pun pergi dan berjanji akan datang 1 jam sebelum batas waktu yang sudah disepakati.

Tepat
pukul 23:00, Malaikat kembali mengunjunginya; dengan antusiasnya si
pengusaha bertanya, "Apakah besok pagi aku sudah pulih? Pastilah banyak
yang berdoa buat aku, jumlah karyawan yang aku punya lebih dari 2000
orang, jadi kalau hanya mencari 50 orang yang berdoa pasti bukan
persoalan yang sulit."

Dengan lembut si Malaikat berkata,
"Anakku, aku sudah berkeliling mencari suara hati yang berdoa buatmu
tapi sampai saat ini baru 3 orang yang berdoa buatmu, sementara waktumu
tinggal 60 menit lagi, rasanya mustahil kalau dalam waktu dekat ini ada
50 orang yang berdoa buat kesembuhanmu."

Tanpa menunggu reaksi
dari si pengusaha, si Malaikat menunjukkan layar besar berupa TV siapa
3 orang yang berdoa buat kesembuhannya. Di layar itu terlihat wajah
duka dari sang istri, di sebelahnya ada 2 orang anak kecil,
putra-putrinya yang berdoa dengan khusuk dan tampak ada tetesan air
mata di pipi mereka.

Kata Malaikat, "Aku akan memberitahukanmu,
kenapa Tuhan rindu memberikanmu kesempatan kedua - itu karena doa
istrimu yang tidak putus-putus berharap akan kesembuhanmu."

Kembali
terlihat di mana si istri sedang berdoa jam 2:00 subuh, "Tuhan, aku
tahu kalau selama hidupnya suamiku bukanlah suami atau ayah yang baik!
Aku tau dia sudah mengkhianati pernikahan kami, aku tau dia tidak jujur
dalam bisnisnya, dan kalaupun dia memberikan sumbangan, itu hanya untuk
popularitas saja untuk menutupi perbuatannya yang tidak benar di
hadapanMu. Tapi Tuhan, tolong pandang anak-anak yang telah Engkau
titipkan pada kami, mereka masih membutuhkan seorang ayah dan hamba
tidak mampu membesarkan mereka seorang diri." Dan setelah itu istrinya
berhenti berkata-kata tapi air matanya semakin deras mengalir di
pipinya yang kelihatan tirus karena kurang istirahat.

Melihat
peristiwa itu, tanpa terasa, air mata mengalir di pipi pengusaha ini .
. . timbul penyesalan bahwa selama ini dia bukanlah suami yang baik dan
ayah yang menjadi contoh bagi anak-anaknya, dan malam ini dia baru
menyadari betapa besar cinta istri dan anak-anak padanya.

Waktu
terus bergulir, waktu yang dia miliki hanya 10 menit lagi, melihat
waktu yang makin sempit semakin menangislah si pengusaha ini,
penyesalan yang luar biasa tapi waktunya sudah terlambat! Tidak mungkin
dalam waktu 10 menit ada yang berdoa 47 orang!

Dengan setengah
bergumam dia bertanya, "Apakah di antara karyawanku, kerabatku, teman
bisnisku, teman organisasiku tidak ada yang berdoa buatku?"

Jawab
si Malaikat, "Ada beberapa yang berdoa buatmu tapi mereka tidak tulus,
bahkan ada yang mensyukuri penyakit yang kau derita saat ini, itu semua
karena selama ini kamu arogan, egois dan bukanlah atasan yang baik,
bahkan kau tega memecat karyawan yang tidak bersalah."

Si
pengusaha tertunduk lemah, dan pasrah kalau malam ini adalah malam yang
terakhir buat dia, tapi dia minta waktu sesaat untuk melihat anak dan
si istri yang setia menjaganya sepanjang malam.

Air matanya
tambah deras, ketika melihat anaknya yang sulung tertidur di kursi
rumah sakit dan si istri yang kelihatan lelah juga tertidur di kursi
sambil memangku si bungsu.

Ketika waktu menunjukkan pukul 24:00,
tiba-tiba si Malaikat berkata, "Anakku, Tuhan melihat air matamu dan
penyesalanmu!! Kau tidak jadi meninggal, karena ada 47 orang yang
berdoa buatmu tepat jam 24:00."

Dengan terheran-heran dan tidak
percaya,si pengusaha bertanya siapakah yang 47 orang itu. Sambil
tersenyum si Malaikat menunjukkan suatu tempat yang pernah dia kunjungi
bulan lalu.

"Bukankah itu Panti Asuhan?" kata si pengusaha pelan.

"Benar
anakku, kau pernah memberi bantuan bagi mereka beberapa bulan yang
lalu, walau aku tahu tujuanmu saat itu hanya untuk mencari popularitas
saja dan untuk menarik perhatian pemerintah dan investor luar negeri."

"Tadi
pagi, salah seorang anak panti asuhan tersebut membaca di koran kalau
seorang pengusaha terkena stroke dan sudah 7 hari di ICU, setelah
melihat gambar di koran dan yakin kalau pria yang sedang koma adalah
kamu, pria yang pernah menolong mereka dan akhirnya anak-anak panti
asuhan sepakat berdoa buat kesembuhanmu."

Renungan 12 Januari 2008

Saturday, January 12th, 2008

Allah turut bekerja dalam segala sesuatu

Di salah satu gereja di Eropa Utara, ada sebuah patung Yesus Kristus yang
disalib, ukurannya tidak jauh berbeda dengan manusia pada umumnya. Karena
segala permohonan pasti bisa dikabulkan-Nya, maka orang berbondong-bondong
datang secara khusus kesana untuk berdoa, berlutut dan menyembah,hampir
dapat dikatakan halaman gereja penuh sesak seperti pasar.

Di dalam gereja itu ada seorang penjaga pintu, melihat Yesus yang setiap
hari berada di atas kayu salib, harus menghadapi begitu banyak permintaan
orang, ia pun merasa iba dan di dalam hati ia berharap bisa ikut memikul
beban penderitaan Yesus Kristus. Pada suatu hari, sang penjaga pintu pun
berdoa menyatakan harapannya itu kepada Yesus.

Di luar dugaan, ia mendengar sebuah suara yang mengatakan, "Baiklah! Aku
akan turun menggantikan kamu sebagai penjaga pintu, dan kamu yang naik di
atas salib itu, namun apapun yang kau dengar, janganlah mengucapkan sepatah
kata pun." Si penjaga pintu merasa permintaan itu sangat mudah.

Lalu, Yesus turun, dan penjaga itu naik ke atas, menjulurkan sepasang
lengannya seperti Yesus yang dipaku diatas kayu salib. Karena itu
orang-orang yang datang bersujud, tidak menaruh curiga sedikit pun. Si
penjaga pintu itu berperan sesuai perjanjian sebelumnya, yaitu diam saja
tidak boleh berbicara sambil mendengarkan isi hati orang-orang yang datang.

Orang yang datang tiada habisnya, permintaan mereka pun ada yang rasional
dan ada juga yang tidak rasional, banyak sekali permintaan yang aneh-aneh.
Namun, demikian, si penjaga pintu itu tetap bertahan untuk tidak bicara,
karena harus menepati janji sebelumnya.

Pada suatu hari datanglah seorang saudagar kaya, setelah saudagar itu
selesai berdoa, ternyata kantung uangnya tertinggal. Ia melihatnya dan
ingin sekali memanggil saudagar itu kembali, namun terpaksa menahan diri
untuk tidak ber bicara. Selanjutnya datanglah seorang miskin yang sudah 3
hari tidak makan, ia berdoa kepada Yesus agar dapat menolongnya melewati
kesulitan hidup ini. Ketika hendak pulang ia menemukan kantung uang yang
ditinggalkan oleh saudagar tadi, dan begitu dibuka, ternyata isinya uang
dalam jumlah besar. Orang miskin itu pun kegirangan bukan main, "Yesus
benar-benar baik, semua permintaanku dikabulkan!" dengan amat bersyukur ia
lalu pergi.

Diatas kayu salib, "Yesus" ingin sekali memberitahunya, bahwa itu bukan
miliknya. Namun karena sudah ada perjanjian, maka ia tetap menahan diri
untuk tidak berbicara. Berikutnya, datanglah seorang pemuda yang akan
berlayar ke tempat yang jauh. Ia datang memohon agar Yesus memberkati
keselamatannya. Saat hendak meninggalkan gereja, saudagar kaya itu
menerjang masuk dan langsung mencengkram kerah baju si pemuda, dan memaksa
si pemuda itu mengembalikan uangnya. Si pemuda itu tidak mengerti keadaan
yang sebenarnya, lalu keduanya saling bertengkar.

Di saat demikian, tiba-tiba dari atas kayu salib "Yesus" akhirnya angkat
bicara. Setelah semua masalahnya jelas, saudagar kaya itu pun kemudian
pergi mencari orang miskin itu, dan si pemuda yang akan berlayar pun
bereggas pergi, karena khawatir akan ketinggalan kapal.

Yesus yang asli kemudian muncul, menunjuk ke arah kayu salib itu sambil
berkata, "TURUNLAH KAMU! Kamu tidak layak berada disana." Penjaga itu
berkata, "Aku telah mengatakan yang sebenarnya, dan menjernihkan persoalan
serta memberikan keadilan, apakah salahku?"

"Kamu itu tahu apa?", kata Yesus. "Saudagar kaya itu sama sekali tidak
kekurangan uang, uang di dalam kantung bermaksud untuk
dihambur-hamburkannya. Namun bagi orang miskin, uang itu dapat memecahkan
masalah dalam kehidupannya sekeluarga. Yang paling kasihan adalah pemuda
itu. Jika saudagar itu terus bertengkar dengan si pemuda sampai ia
ketinggalan ka pal, maka si pemuda itu mungkin tidak akan kehilangan
nyawanya. Tapi sekarang kapal yang ditumpanginya sedang tenggelam di tengah
laut."

Ini kedengarannya seperti sebuah anekdot yang menggelikan, namun dibalik
itu terkandung sebuah rahasia kehidupan…

Kita seringkali menganggap apa yang kita lakukan adalah yang paling baik,
namun kenyataannya kadang justru bertentangan. Itu terjadi karena kita
tidak mengetahui hubungan sebab-akibat dalam kehidupan ini.

Kita harus percaya bahwa semua yang kita alami saat ini, baik itu
keberuntungan maupun kemalangan, semuanya merupakan hasil pengaturan yang
terbaik dari Tuhan buat kita, dengan begitu kita baru bisa bersyukur dalam
keberuntungan dan kemalangan dan tetap bersuka cita.

Sebab kita tahu sekarang bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu
untuk mendatangkan kebaikan buat kita. (Roma 8:28)

Petualangan Tole DulDul bag 2

Saturday, January 5th, 2008

Tole DulDul sudah mengevaluasi seluruh kesalahan. Sampailah Tole DulDul pada suatu kesimpulan yaitu buat kata-kata pembuka sehingga mereka terpaksa meladeni pembicaraan kita meskipun sebentar, dan jangan dekati cewe bule yang berada di pantai karena kita ga tau apa yang akan terjadi ~.~

Misi 3
Tole DulDul sudah menetapkan target… Bule kali ini terlihat seperti dari Inggris, Amerika, Australia, Jerman, Belanda, atau dll. Ga tau deh bingung mukanya sama semua wkwkwkwk. Cantik sih tapi ga secantik 2 BuTik yang gagal kemaren ~.~. Tole sudah cari yang lumayan jauh dari pantai dan Tole juga sudah menyiapkan kata sambutan yang khusus buat tuh Babul. Setengah berlari Tole mendekati mereka. Sampai cukup dekat….

Tole : Hey, I knew it. It must be you. John, how are u ? (strategi pura pura kenal)
John : mmm…. Pardon me ? (yesss setidaknya bukan No, Thanks)
Tole : We’ve met at London. Don’t you remember ? And she must be ur daughter (sambil nunjuk BuTik trus ngajak salaman BuTik ama anggota keluarga lainnya)
John : No No No I’ve never been to London I’m from zzzz (pokok-e artie gitu, sampe sini keringet Tole udah keluar se jagung-jagung sampe ga denger tuh bule ngomong apa kedengeran cmn zzzz)
Tole : Oops, Are u sure ? Sorry about my behavior, but since we’ve met now i think its impolite if we dont introduce our self. (ngomong pelan sambil inget inget kata kata yang kemaren udah dihafalin untuk ini ^^v)
– Kenalan, YESS!! tahap 1 berhasil
Tole : (ngomong ama Butik) can u turn around pls ? –BuTik pun dengan tampang bodoh muter
Tole : (waktu BuTik membelakangi Tole) I cant believe it
BuTik : Why ? (sambil muter ngadep Tole lagi, si BaBul juga muka bego)
Tole : Are u sure u dont have wings in ur back, or u hiding it somewhere ?
BuTik : No… Of Course not
Tole : (ngadep BaBul) Are you sure you don’t kidnap any angel from heaven then say that she is ur daughter, Because i’m telling you i’ve never seen any creature more beautiful than this (sambil nunjuk BuTik)
– Tahap ini BaBul ketawa, BuTik mesem mesem ga jelas TAHAP 2 berhasil
Tole : Since i’m in hurry, may i take a picture with ur angel sir ? I’m really sure i just have nearly zero chance to meet anything more beautifull than her
BuBul (Ibu Bule) : Sure.. sure
(BaBul malah nawari megangi HP W900 ku untuk motoin aku ama BuTik)
(setelah 2 kali jepret)
Tole : And may i take a picture with all of you, because you are very kind family
BaBul : Sure, Why Not
(minta tolong ama penjaga toko, bahkan tuh BaBul juga ngasih camdignya ke penjaga toko biar difotoin ama gw, serasa artis dah)
Tole : Sorry i must go now (sambil pura2 liat jam) My family are waiting for me. Ok Then see you when i see you (lambai lambai tangan)

Skor Bule vs Tole DulDul - 2:1

terdengar sayup sayup nyanyian dora "Berhasil berhasil berhasil Hore…" sambil si Tole menari-nari aneh

– to be continued

Renungan 05 Januari 2008

Saturday, January 5th, 2008

Kebanyakan orang belajar seiring berjalannya waktu, namun sering kali
pelajaran tersebut datang terlambat untuk dapat dikatakan berguna. Ada banyak hal yang kelak
akan ketahui yang lebih banyak bermanfaat jika anda ketahui saat ini. Hal-hal
yang akan menghindarkan kesalahan yang kelak akan dapat terjadi.

Tidak ada seorangpun yang memiliki kehidupan yang kaya dan menarik karena mereka
melakukan banyak kesalahan. Namun kesalahan yang terjadi biasanya akan membuat
seeseorang belajar. Banyak orang yang membuat diri mereka sendiri menjadi
sombong, ketakutan, bodoh, dan berharap setiap orang menyukai mereka. Mereka
berharap memiliki hidup dan pekerjaan yang bebeas dari stress dan menyenangkan.
Berikut ini adalah hal-hal yang dapat menghindarkan anda dari kesalahan
tersebut.

Kebanyakan dari hal yang anda khawatirkan
sebenarnya tidak perlu

Banyak hal-hal yang menarik perhatian, membuat penasaran, dan banyak membuang
energi sebenarnya adalah hal yang tidak perlu. Hany a
ada sedikit hal yang membuat hidup lebih bahagia. Konsentrasi kepada hal
tersebut dan abaikan sisanya.

Sumber kesengsaraan dan kebencian terbesar
didunia ini adalah dengan berkutat pada masa lalu

Lihatlah pada para teroris dan kelompok militant yang mempermasalahkan sesuatu
di masa lalu, mereka membunuh dengan alasan sejarah tentang perebutan tanah,
sesuatu kesalahan yang telah terjadi ratusan tahun yang lalu.

Menunda suatu pekerjaan sampai anda yakin
dapat mengerjakannya dengan baik

Salah satu keuntungan yang dapat dimiliki seseorang adalah kemauan untuk
terlihat bodoh didepan umum. Tidak ada cara yang lebih baik untuk belajar dan
berkembang. Dan perduli amat, sebenarnya itu amat menyenangkan!

Mengikuti perkembangan fashion terkini dalam
kerja dan kehidupan sama dengan kematian secara spiritual dan intelektual


Anda dapat membeli tiruan kehidupan ideal saat ini atau anda dapat menjadi
individu yang unik. Pilihan ditangan anda. Agama bukanlah racun masyarakat,
fashion adalah racun-nya.

Jika orang lain berkata bahwa anda hidup
dengan cara yang berbeda dan tidak seperti yang lain, anda ada di jalur yang
benar

Siapa yang ingin hidup seperti sekumpulan hewan. Orang dengan kekuasaan tidak
ingin anda lain dari yang lain, mereka mau anda berhenti berbuat masalah dan
terus mengikuti perintah. Anda tidak memiliki kebebasan dengan cara seperti
ini.

Jika anda membuat pekerjaan menjadi hidup
anda, anda sedang membuat hidup anda menjadi sebuah kerja keras

Anda harus belajar dan artis dan musisi, mereka tidak pernah bekerja dalam
kehidupan mereka, mereka hanya menjadi diri mereka sendiri. Anda harus memiliki
hasrat yang besar dalam pekerjaan anda, sehingga anda dapat memiliki kehidupan
yang menyenagkan. Hany a orang bodoh
yang bekerja untuk hidup.

Cara paling mudah dan cepat untuk merusak
hubungan adalah dengan mendengarkan gosip

Untuk membuatnya lebih buruk adalah dengan ikut menyebarkannya. Orang-orang
yang menyebarkan gosip adalah pembawa wabah disekitar kita.

Mencoba menyenangkan orang lain adalah
aktivitas yang berbahaya

Seseorang ada kalanya tidak suka terhadap anda. Setiap orang akan menghadapi
rasa ketidak-sukaan, meremehkan, atau mengabaikan anda sekali waktu. Disamping
itu, anda juga tidak akan selalu tau apa yang diinginkan orang lain. Santai
saja, mereka yang mencintai anda tanpa syarat adalah seseorang yang pendapatnya
harus anda perhatikan. Sisanya sebaiknya anda acuhkan.

Setiap pemenang ada kalanya menjadi pecundang

Sangat menyenangkan untuk berdiri diatas podium sebagai pemenang. Hany a saja, jangan membayangkan bahwa anda akan ada
disana selamanya. Dan lebih buruk lagi, jangan mencoba untuk melakukannya.

Anda akan jarang sekali untuk menyenangkan,
berdamai, mengubah atau meredakan seorang bajingan

Hal terbaik yang dapat anda lakukan adalah menjauh darinya. Menjadi seorang
bajingan adalah wabah yang menular. Semakin anda bergaul dengannya, semakin
besar peluang anda untuk tertular.

Segala sesuatu membutuhkan usaha dua kali
dari yang anda rencanakan dan menghasilkan setengah kali dari yang anda
harapkan

Tidak ada alas an untuk berkecil hati untuk yang satu ini. Biarkan saja dan
ikuti aturan mainnya.

Manusia biasanya konsisten
Penipu biasanya akan menipu. Seorang yang curang akan curang jika ada
kesempatan. Seorang yang mempercayakan rahasianya kepada anda biasanya telah
menceritakannya kepada orang lain, tetapi tidak mendapatkan respons yang mereka
inginkan. Sebuah sahabat yang setia akan tetap setia dibawah tekanan apapun.

Sebaik apapun anda mencoba, anda tidak dapat
menghindari diri anda sendiri

Anda ingin menjadi siapa? Anda dapat saja berpura-pura, namun orang yang sedang
berpura-pura itu adalah diri anda sendiri. Dan jika anda sendiri tidak dapat
menerima diri anda — dan melakukan yang terbaik yang dapat and lakukan –
siapa lagi yang mau percaya kepada anda?

Suara paling menggangu di dunia ini adalah
suara orang yang sedang merengek

Jangan menambahkannya! !!

Renungan 29 Desember 2007

Saturday, January 5th, 2008

29 November aku buat renungan
Tepatnya buat sejak 28 November sih dalam perjalanan ke Bali cuman yang menjadi masalah sangat tidak mungkin sekali aku izin ke pacarku dan keluarganya ke warnet untuk posting blog yang mereka bahkan blog aja ga tau
Di renungan terakhir tahun ini (2007) aku mau buat renungan Sabtu yang gue bgt yang nyadarin gw bgt — kelihatan rada selfish ya … ^^

Ok…
Hal ini bermula waktu mobil memasuki kawasan Situbondo dan ban mobil terasa sedikit terlalu keras. Di jalanan panjang itu kami ga bisa melihat satupun tukang tambal ban di sana.

Pelajaran Pertama
Banyak hal yang kita anggap remeh ternyata sangat berpengaruh dalam hidup kita. Pernahkah kita berpikir tentang keberadaan tukang tambal ban ? Banyak kali kita terpikir mereka ada atau tidak ada sama saja. Bagaimana dengan supir truk sampah ? Atau orang yang bertugas mengangkut sampah dari tempat sampah kita ke truk sampah ? Bagaimana dengan pemulung ?

Apalagi setelah aku melihat secarik kertas di kapal fery untuk penyebrangan Ketapang - Gilimanuk. Di situ aku melihat sederetan jabatan di kapal fery, juru mudi 1 lah, juru mudi 2, kelasi 1, kelasi 2 dan tertera semua job desc mereka dalam kondisi kebakaran, orang jatuh ke laut, dan kapal tenggelam. Hmm… selama ini aku berpikir yang penting di kapal kecil ya cmn Nahkoda lainnya cmn membantu nahkoda agar tetap terjaga ^^.

Seberapa sering kita menganggap remeh mereka hanya karena mungkin kita lbh mampu dari mereka ? Atau kita lbh pintar ? Siapa yang kita anggap penting di dunia ini ? Hanya para peneliti ? Hanya para ilmuwan ? Hanya para petinggi negara ? Hanya para pahlawan ? Atau paling tragis hanya para penemu algoritma ? Kadang kita terlalu sibuk dengan diri kita sendiri, dengan kuliah kita, dengan skripsi kita. Pernahkah kita berpikir tentang mereka ? Atau pernahkah terlintas dalam benak kita "Apa yang sudah kita lakukan untuk dunia" ? Bumi sudah semakin tua, kesudahannya sudah dekat, Apa yang sudah kita lakukan ?

Pelajaran Kedua
Hari itu aku berpikir, bagaimana jika semua orang diciptakan /ditakdirkan untuk jadi kaya ? Daftarlah pekerjaan yang kamu anggap layak dan anggaplah anda berada di dunia yang sangat makmur sehingga hanya ada orang2 dengan pekerjaan2 yang layak. Aku berpikir tentang bagaimana jadinya sampah yang kita hasilkan setiap hari ? Bagaimana jika ban mobil kita bocor di suatu tempat ? Bagaimana jika WC ko shen mampet karena ko shen terlalu banyak boker (he..he..)?

Sampailah aku pada suatu kesimpulan, siapa sih yang berhak menilai pekerjaan itu layak atau tidak ? Dan sampai juga aku pada suatu penilaian "Kalo begitu semua pekerjaan layak asal halal". Karena dalam pekerjaan halal yang kita anggap tidak layak itulah kehidupan kita ternyata bergantung. Siapakah kita sehingga kita menolak suatu pekerjaan (yang kata kita pula adalah ibadah) hanya karena penghasilan ? Tidakkah kita memandang pekerjaan adalah sebuah sarana untuk kita dapat mengenal orang-orang baru dan berdampak buat mereka ? Banyak kita (kata kita berarti termasuk saya) berkata bahwa kerja adalah buat Tuhan, berdoa supaya kita menjadi berkat di pekerjaan, tapi yang kita lakukan hanyalah memuaskan kesombongan dan keegoisan kita.

Pelajaran Ketiga
Lalu jika semua pekerjaan layak, mengapa harus mereka yang bekerja dengan "lebih tidak layak" ? Beberapa jam aku memikirkan hal itu, sampai aku tiba pada sebuah pendapat. Justru mereka itu orang orang hebat, orang orang yang mentalnya kuat. Seandainya kita yang berada di posisi mereka, mungkin sekarang kita sudah bunuh diri, atau hanya diam meratapi nasib, atau melakukan pekerjaan yang tidak halal demi sesuap nasi.

Sekarang aku lbh menghormati mereka, karena banyak dari mereka memiliki kekuatan mental yang jauh daripada aku. Buktinya Tuhanku tidak mengijinkan aku dicobai untuk menjadi seperti mereka. Beranikah kita berkata "Tuhan jika nanti mentalku sudah kuat, imanku sudah hebat, berilah aku pencobaan seperti engkau memberi mereka pencobaan" ? Hmm… aku sendiripun masih harus berpikir panjang untuk berkata seperti itu.

Well 3 pelajaran yang kudapat hanya karena mencari tukang tambal ban. Hmm… bukankah seharusnya kita mendapat lbh banyak pelajaran dari kehidupan sehari-hari kita ? Atau kita hanya terlalu sibuk dengan diri kita sendiri sehingga kita tidak sempat mendapatkan pelajaran-pelajaran yang lbh bermakna daripada yang kita dapatkan di kuliah ? Berapa banyak waktu yang kita sia-siakan hanya untuk mencari hal-hal yang ternyata remeh ? Aku berdoa semoga kita (aku dan kamu yang sedang membaca tulisan ini) mendapatkan arti hidup yang sedang kita jalani ini.

See ya..
David Boy Tonara

Petualangan Tole DulDul bag 1

Thursday, January 3rd, 2008

Prolog

Petualangan Tole DulDul adalah petualangan seorang Tole yang dalam liburannya ke Bali memiliki misi "Foto dengan bule cakep". Sempat terjadi sedikit perdebatan antara Tole DulDul dengan kekasihnya karena hal ini. Tapi toh buat Tole DulDul bule2 itu hanyalah objek wisata ga kurang, ga lebih dan ga akan bisa memalingkan hatinya dari kekasih tercinta. Dengan birokrasi dan syarat2 yang sedikit rumit Tole DulDul akhirnya bisa juga mendapatkan SIF (Surat Ijin Foto) ^^ Dimulailah Petualangan Tole DulDul di Pantai Kuta yang kelihatannya lbh mudah (lbh banyak bulenya seliweran)

Misi 1
Bule satu ini cakep bgt, ketemunya di StarBuck Centro… Tole DulDul sempat mengikutinya jalan, mo ngomong-mundur, mo ngomong-mundur. Dengan gerakan aneh yang cukup ajaib Tole DulDul mengikutinya dari belakang. Yang buat Tole DulDul ragu mestinya bukan kecantikannya tapi tuh bule dateng bareng keluarganya 4 orang. Cukup deh buat Tole DulDul maju-mundur ga jelas. Akhirnya saatnya tiba juga, Tole DulDul udah terlalu jauh dari Centro jadi terpaksa harus menguatkan hati, mental juga memperbanyak ibadah (lho kok ?!). Rencananya mo basa basi dulu ke bapaknya (disingkat BaBul - Bapak Bule)

Tole : Hei Mr, Can i have ur attention plz, just around a couple of minutes
Babul : No, Thanks (sambil terus jalan)
Tole : Sir, I’m not selling anything (dengan gerakan bego nunjukkin tangan kayak orang dirampok)
Babul : No, Thankx (sambil terus jalan)

Tolepun terpaksa menghentikan langkahnya dan ngomong "Oh bule dodol, bahasa inggris ae ga isa" — Reaksi refleks ini cukup membuat ketawa 3 orang penjual di jalanan Kuta tapi Tole DulDul tetep stay cool dan melangkah dengan jumawa. Misi pertamapun bisa dinyatakan gagal.

Moral Cerita :
1. Ga semua bule bisa bahasa inggris atau mungkin ga semua bule bisa ngerti bahasa inggris yang lo omongin
2. Mungkin semua bule udah dinasehatin ama Engkong Bule, kalo ada orang lokal mendekat cepat bilang "No, Thanks"

Skor Bule vs Tole DulDul - 1:0

Misi 2
Karena gagal dengan bule cukup membuat shock si Tole maka kali ini si Tole akan melakukannya dengan lebih berhati hati, rapi dan penuh kasih sayang (halah..). Bule yang jadi korban keganasan si Tole kali ini ditemukan di pantai lagi tiduran. Tole pun mengawasi mangsa dengan mata yang berpendar di dalam gelap (kirain fosfor ~.~) Keragu-raguan menyelimuti hati Tole yang dikenal tak pernah takut ini, Tole tak pernah menyangka kegagalan pertama menyisakan trauma yang begitu dalam. Sekitar 15 menit kemudian Tolepun melangkah dengan pasti ke arah BuTik (Bule Cantik). Kali ini sengaja Tole mencari mangsa yang sendirian ^^. 5 Langkah tersisa ternyata sang BuTik berdiri dan dengan gerakan yang anggun seperti kucing mencuri ikan asin (halah perumpamaannya kacau)…. Dia melepas bikininya….. Sejenak Tole terpaku dan kehilangan kepercayaan dirinya, dengan langkah yang tidak kalah anggun tole berbalik, menebar senyum ke kanan dan ke kiri lalu berjalan cepat. Dan kembali misi yang keduapun dinyatakan GAGAL.

Moral Cerita:
1. Jangan menunggu terlalu lama
2. Kadang kemampuan berbahasa inggris bahkan tidak bisa menolong banyak ~.~ lalu apa guna ECC ?? Arrrghhhhhhhh
3. Selalu siap untuk hal2 yang tidak terduga

Skor Bule vs Tole DulDul - 2:0  :((

– to be continued