Renungan 23 Februari 2008
Manusia bahagia bila ia bisa membuka mata, untuk menyadari bahwa ia memiliki banyak hal yang berarti…
Manusia bisa bahagia bila ia mau membuka mata hati,untuk menyadari betapa ia dicintai….
Manusia bisa bahagia, bila ia mau membuka diri agar orang lain bisa mencintainya dengan tulus…
Manusia tidak bahagia karena tidak mau membuka hati.
Berusaha meraih yang tidak dapat diraih, memaksa untuk mendapatkan segala yang diinginkan, tidak mau menerima dan mensyukuri yang ada….
Manusia buta karena egois dan hanya memikirkan diri.
Tidak sadar bahwa ia begitu dicintai, tidak sadar bahwa saat ini apa yang ada adalah baik, selalu berusaha meraih lebih, dan tidak mau sadar karena serakah….
Ada teman yang begitu mencintai, namun tidak diindahkan, karena memilih, menilai dan menghakimi sendiri….
Memilih teman dan mencari-cari, padahal di depan mata ada teman yang sejati….
Telah memiliki segala yang terbaik, namun serakah, ingin dirinya yang paling diperhatikan, paling disayang, selalu menjadi pusat perhatian, selalu dinomorsatukan.
Padahal semua manusia memiliki peranan. Hebat dan no.1 dalam satu hal, belum tentu dalam hal lain.
Dicintai oleh satu orang belum tentu oleh orang lain…..
Kebahagiaan bersumber dari dalam diri sendiri.
Jikalau berharap dari orang lain, siaplah ditinggalkan, siaplah dikhianati…..
Kita akan bahagia bila bisa menerima, mencintai dan menghargai diri sendiri dan orang lain apa adanya…..
Percayalah kepada Tuhan, dan bersyukurlah kepadanya, bahwa kita selalu diberikan yang terbaik sesuai usaha kita, tak perlu berkeras hati.
Ia akan memberi kita di saat yang tepat apa yang kita butuhkan, meskipun bukan hari ini, masih ada esok hari….
Berusaha dan bahagialah karena kita dicintai begitu banyak orang…..
Lalu kenapa selama ini kita tidak merasa bahagia ?
Benarkah tidak ada orang yang mencintai kita ?
Sering kali kita anggap remeh kekuatan cinta orang orang di sekitar kita,
Cinta orang tua kita yang membiayai kuliah kita dan mencurahkan begitu banyak kasih sayang pada kita,
Cinta orang terkasih kita yang selalu mendukung impian kita,
Cinta teman teman di sekitar kita yang selalu membuat kita nyaman ketika kita bersama mereka
Atau kita selama ini hanya kurang bersyukur ?
Bahagia itu mutlak…
Tidak bahagia itu pilihan…
Hanya sering kali kita lebih memilih untuk tidak bahagia…
February 26th, 2008 at 10:15 am
Bahagia itu mutlak…
Tidak bahagia itu pilihan…
Hanya sering kali kita lebih memilih untuk tidak bahagia… ==>
jadi, memilihlah dengan bijak.. sadarilah bahwa masih banyak orang yg memperhatikan kita meskipun kita terkadang tidak menyadarinya.. ^^
February 27th, 2008 at 9:04 am
love isn’t love till you gave it away…
sejauh kita melakukan segalanya atas dasar kasih, everything looks beautiful..